Assalamuálaikum :)
Ini post pertama di tahun 2012. Selamat tahun baru!!!!!!!!!!!!! semoga Allah selalu melindungi dan meridhoi setiap langkah kita, amin.
Oiya, ini juga post pertama yg dibuat MPK Periode 2011/20112. Kami dilantik Senin, 26 Desember 2011 di lapangan rumput SMA Negeri 6 Bogor ketika upacara bendera. Tepat dihadapan semua warga SMA 6 kami mengikrarkan janji sesuai apa yg diucap kepala sekolah sebagai pemimpin upacara. Kami mulai aktif bekerja sejak 1 Desember 2011.
Semoga setahun kedepan kami dapat menjadi lebih baik. Sarana mendekatkan antar warga SMA 6, menyampaikan kritik dan aspirasi dengan baik. Menjalankan amanah ini selama setahun yg akan data. Kami harap support dari semua teman-teman SuperSix. Bismillah...................:)
Sabtu, 21 Januari 2012
Kamis, 17 November 2011
Astronomi dan Bandara Antariksa
“To improve life here, To extend life to there, To find life beyond.”
-The NASA Vision-
Astronomi adalah salah satu disiplin ilmu yang terus berkembang
akibat penemuan-penemuan baru yang berkaitan dengannya. Bila kita
memperdalam astronomi, akan muncul dengan sendirinya rasa ingin tahu
yang besar dalam diri kita, karena banyak pengetahuan yang belum
terungkap dari pedalaman angkasa raya sana.
Walau begitu, isu astronomi saat ini tidak hanya sekedar mengagumi
kebesaran ciptaan Tuhan, tetapi juga untuk lebih mengenal alam dan
memperoleh kesejahteraan hidup. Hal ini dikarenakan seiring perkembangan
astronomi, semakin berkembang pula ilmu alam lainnya.
Maka dari itu, adanya bandara antariksa tentu akan mendukung
perkembangan dunia astronomi. Bandara antariksa adalah bandara standar
internasional yang melayani wisata luar angkasa, yaitu perjalanan
manusia ke luar atmosfer Bumi pada ketinggian minimal suborbital (100
km).
Bandara ini akan menyediakan fasilitas bandara yang berstandar
internasional untuk wisata antariksa serta sarana edukasi sekaligus
rekreasi mengenai astronomi. Bandara ini haruslah memiliki dampak
seminimal mungkin terhadap lingkungan, menggunakan bahan dan teknik
konstruksi lokal, serta menguntungkan masyarakat setempat secara
pendidikan dan ekonomi.
Ruang bandara antariksa sama dengan bandara standar internasional,
yaitu:
- Kerb
Tempat penumpang naik-turun dari kendaraan darat ke dalam bangunan terminal. Terbagi menjadi kerb untuk kedatangan manusia dari kendaraan darat ke bandara dan kerb untuk kepergian dari bandara ke kendaraan darat. - Terminal bandara (concourse)
Pusat urusan penumpang yang datang atau pergi. Terminal bandara terbagi menjadi terminal keberangkatan dan terminal kedatangan.
Terminal keberangkatan adalah terminal untuk keberangkatan manusia dari bandara ke pesawat. Di terminal keberangkatan terdapat: sirkulasi dan ruang tunggu; fasilitas umum: retail, toilet, mushala; fasilitas tiket dan pelayanan lainnya; dan fasilitas check-in untuk manusia dan barang.
Sedangkan terminal kedatangan adalah terminal kedatangan manusia dari pesawat ke bandara. - Landas pacu (runway) dan Apron
Landas pacu merupakan tempat pesawat lepas landas dan mendarat. Panjang, lebar, jumlah, dan perkerasan landas pacu tergantung dari jenis dan banyaknya pesawat yang dilayani dalam suatu bandara. Sedangkan apron ialah tempat parkir pesawat yang dekat dengan bangunan terminal. Konstruksi apron umumnya beton bertulang, karena memikul beban besar yang statis dari pesawat. - Parkir kendaraan
Untuk parkir para penumpang dan pengantar/penjemput, termasuk taksi. - Area pengurusan barang
- Lounge keberangkatan
Di lounge keberangkatan ini ada Airside Corridor, yaitu tempat transisi dari penumpang ke pesawat dengan menggunakan satu atau beberapa passanger boarding devices, yaitu loading bridges, stairs, dan transporters. - Area service
Berupa fasilitas publik (tak berbayar) dan fasilitas nonpublik (berbayar dan/atau hanya untuk pegawai). - Taxi way
Penghubung antara apron dengan landas pacu. - Air traffic controller
Menara khusus pemantau yang dilengkapi radio control dan radar untuk keamanan dan pengaturan pesawat. - Unit penanggulangan kecelakaan (air rescue service)
Peleton penolong dan pemadam kebakaran, mobil pemadam kebakaran, tabung pemadam kebakaran, ambulans, dan pendukung lainnya. - Fuel service
Untuk mengisi bahan bakar avtur.
Sedangkan ruang tambahannya antara lain:
- Galeri
Tempat pameran berbagai macam benda, gambar, maupun foto. - Teater
Semacam bioskop kecil tempat pemutaran video. - Workshop
Tempat wahana-wahana yang lebih interaktif. - Perpustakaan
Pusat informasi yang lebih lengkap terkait tema museum tersebut. - Ruang kantor
- Lobi
- Cafe
- Toko suvenir dan buku
Kegiatan utama yang akan di tampung oleh bandara ini adalah
pemesanan/pengambilan tiket, pemeriksaan (keamanan/barang-barang, tiket,
fisik, dll), dan menunggu keberangkatan. Untuk itu, perlu adanya
penekanan pada kualitas ruangan di bandara, seperti: orientasi yang
jelas, aksesibilitas dan cara penggunaan yang mudah, dan prinsip
aman-nyaman-selamat selama berada di ruangan.
Mungkin untuk saat ini pengguna bandara ini hanya pemerintah atau
masyarakat kelas atas, serta jadwal penggunaannya masih insidental. Hal
ini disebabkan oleh wisata antariksa merupakan jenis kegiatan yang baru
dan mahal. Namun, perkembangan wisata antariksa dunia sedang melaju
pesat.
Dengan segala keterbatasannya, industri wisata antariksa telah
mencapai 1 miliar USD. Dalam 20 tahun, industri antariksa komersial akan
meraup keuntungan 500 juta pertahun dengan mudahnya. Lebih jauh lagi,
setiap tahun berjuta-juta orang Amerika mengunjungi tempat-tempat yang
bertema antariksa, seperti museum, space camps, dan tempat
peluncuran wahana antariksa.
Sebuah survai pernah dilakukan kepada beberapa keluarga di akhir
tahun 90-an, hasilnya terindikasi bahwa 1 dari 3 orang Amerika memiliki
minat untuk berwisata antariksa, dengan 7.5% dari mereka bersedia
membayar lebih dari 100,000 USD. Sedangkan survai di Eropa dan Jepang
menunjukkan bahwa lebih dari sejuta orang akan bewisata antariksa bila
biayanya berkisar 10,000 USD.
Dan saat ini, sudah ada sekitar 430 orang yang telah memesan tiket
sebesar 200,000 USD untuk melakukan wisata antariksa. Harga semahal itu
saja tidak mengurangi keinginan untuk menjelajah antariksa, apalagi lima
tahun mendatang yang diperkirakan harga tiket menurun drastis menjadi
15,000 USD saja.
sumber : http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2011/10/15/tentang-astronomi-dan-bandara-antariksa/
Senin, 07 November 2011
Pencerahan dari Segelas Lemon Tea
|
Ada sebuah cerita, di sebuah kafe ada sepasang muda-mudi yang sedang
bertengkar, mereka saling tidak mau mengalah, dengan marah pria muda ini
meninggalkan kafe, meninggalkan pacarnya menangis sendirian di kafe.
Gadis ini dengan marah mengaduk segelas lemon tea dingin dihadapannya,
melampiaskan kemarahannya dengan sendok menusuk lemon yang berada dalam
gelas, lemon terlepas dari kulitnya, dan teh didalam gelas menjadi pahit
karena kulit lemon tersebut telah hancur.
Gadis ini memanggil pelayan, mengganti segelas lemon tea yang lemonnya
tanpa kulit.
Pelayan ini memandang gadis ini sebentar, tanpa mengatakan apapun,
mengambil pergi gelas lemon tea yang tehnya sudah sangat keruh,
mengantar kembali segelas lemon tea, tetapi lemonnya tetap ada kulit.
Gadis ini yang memang suasana hatinya sudah buruk semakin kesal
menegur pelayan tersebut, “Saya sudah meminta lemon tanpa kulit, apakah
engkau tidak mengerti maksud saya?”
Pelayan ini menatap gadis ini, matanya jelas dan terang, “Nona, jangan
khawatir” dia berkata, “apakah engkau tahu? Kulit lemon setelah terendam
teh, rasa pahitnya setelah terlarut didalam teh, rasanya akan menjadi
manis dan segar, itu adalah keadaan yang engkau butuhkan saat ini. Oleh
sebab itu jangan tergesa-gesa, jangan berpikir dalam 3 menit memeras
semua rasa lemon tersebut, akan membuat teh menjadi keruh dan terasa
pahit dan berantakan.”
Gadis ini membeku sejenak, dalam hatinya merasanya tersentuh, dia
menatap mata pelayan tersebut dan bertanya, “Jadi, memerlukan waktu
berapa lama untuk membuat rasa lemon ini mengeluarkan rasa yang
maksimal?.”
Pelayan ini dengan tersenyum berkata, “12 jam, 12 jam kemudian esensi
kehidupan lemon tersebut akan terilis, maka anda akan mendapatkan
segelas lemon tea yang ekstrim lezat, tetapi engkau harus mempunyai
kesabaran menunggu selama 12 jam.”
Pelayan ini terdiam sesaat, lalu melanyutkan berkata, “sebenarnya bukan
hanya menyeduh teh, semua kesulitan dalam hidup ini, asalkan engkau
mempunyai kesabaran menunggu selama 12 jam, maka anda akan menyadari
bahwa, masalahnya tidak serumit yang engkau bayangkan.”
Gadis ini menatap pelayan ini berkata, “Apakah ada anda menyarankan
saya melakukannya?”
Pelayan ini dengan tertawa berkata, “Saya hanya mengajari anda menyeduh
lemon tea, serta sekalian mengobrol dengan anda, apakah dengan cara
menyeduh lemon tea ini juga dapat dipergunakan dalam menghadapi masalah
dalam kehidupan ini?, sehingga dapat menciptakan sebuah kehidupan yang
harmonis.”
Pelayan ini sambil membungkuk, meninggalkan tempat itu.
Gadis ini memandang ke gelas lemon tea tersebut sambil dengan tenang
berpikir.
Setelah gadis ini pulang kerumahnya dia menyeduh segelas teh, memotong
lemon menjadi lembaran tipis dan bulat, dimasukkan kedalam teh.
Gadis ini dengan diam-diam mengamati lembaran lemon, kelihatannya
mereka seperti bernafas, setiap sel didalam tubuh mereka terbuka, ada
tetesan kristal halus air terkondensasi, dia tersentuh, dia merasa tubuh
dan jiwa lemon perlahan menjadi halus, perlahan-lahan terlepas, 12 jam
kemudian, dia menikmati segelas lemon tea yang paling lezat yang seumur
hidupnya tidak pernah dinikmatinya.
Gadis ini mengerti, jiwa lemon ini telah benar-benar menyatu dalam teh,
sehingga dapat menimbulkan aroma dan cita rasa yang demikian sempurna.
Bel pintu berbunyi, gadis ini pergi membuka pintu, dia melihat pacarnya
berdiri didepan pintu, sedang memeluk seikat bunga mawar yang cantik.
“Bisakah memaafkan saya.” Dengan nada memohon pria ini berkata.
Gadis ini tertawa, menarik pria ini masuk kedalam, meletakkan segelas
lemon teh dihadapannya.
“Marilah kita berdua berjanji.” Gadis ini berkata, “Kelak, jika kita
menghadapi masalah apapun, kita tidak boleh marah, harus dengan hati
tenang memikirkan segelas lemon tea ini.”
“Ada apa dengan lemon tea ini?” pria ini dengan tidak mengerti
bertanya.
“Karena kita harus dengan sabar menunggu selama 12 jam.” Jawab gadis
ini.
Kemudian, gadis ini menerapkan rahasia lemon tea ini pada semua tingkat
kehidupannya, sehingga hidupnya menjadi bahagia dan gembira.
Gadis ini menikmati rasa lezat lemon tea, menikmati rasa indah dalam
hidupnya.
Dia mengingat kata-kata dari pelayan tersebut, “Jika anda dalam 3 menit
memeras semua rasa lemon tersebut, maka teh tersebut akan menjadi keruh
dan rasanya akan pahit.”
Kehidupan ini bagaikan segelas teh, perlahan-lahan menunggu,
perlahan-lahan meresapinya, rasanya akan tak terhingga.
Tetapi, jangan menunggu terlalu lama, teh yang telah diseduh untuk
jangka waktu lama, sama sekali tidak bisa diminum lagi, kehidupan ini
jika menunggu terlalu lama juga akan terasa hambar. (Erabaru/hui)
Sumber : http://erabaru.net/featured-news/48-hot-update/28333-pencerahan-dari-segelas-lemon-tea (7 November 2011, 18:24)
|
Minggu, 06 November 2011
Analisis Search Usability pada Web DPR
Analisis
Pertama kita bahas
tentang kotak pencarian. Selain kata “pencarian” yang terletak pada text
box,
tidak ada sebuah tanda yang mengisyaratkan bahwa itu adalah navigasi
pencarian.
User yang kurang mengenali kotak pencarian, tentu akan sedikit
kebingungan.
Terlebih lagi, bila kita klik text box tersebut, maka kata “pencarian”
otomatis
hilang. Namun bila kita tetap berada di halaman yang sama dan tidak jadi
melakukan pencarian, maka kata “pencarian” akan hilang, dan baru muncul
setelah
kita merefresh atau mereload halaman tersebut. Seperti yang sebelumnya
diungkapkan, ini akan menyulitkan user yang tidak terbiasa dengan
pencarian
sehingga tidak tahu bahwa maksud dari navigasi tersebit adalah untuk
mencari
sesuatu.
Meski dengan
kekurangan tersebut, yang tidak menyantumkan maksud navigasi yang tidak
bisa
hilang, kelebihan navigasi searching pada web ini adalah menggunkan
buttom
bukan link untuk melakukan pencarian. Karena seperti yang diungkap Jakob
Nielsen (1997), pencarian ditampilkan sebagai sebuah kotak, bukan link.
Namun masih
timbul kebingungan karena tombol tersebut hanya berisikan “>>”.
Bagi user
yang baru, dengan hilangnya kata “pencarian” dan tombol bertuliskan
“>>”
tentu agak membingungkan. Sebagai saran, mungkin tombol tersebut bias
bertuliskan “cari”. Tombol dengan kata “cari” muncul sebagai navigasi
baru bila
kita sudah melakukan pencarian sebelumnya. Ditambah dengan memilih
sumber
pencarian, hal ini bias menjadi nilai tambah bagi sebuah situs.
Selain itu,
kekonsistenan desain, khususnya dalam peletakan kotak pencarian, cukup
baik.
Bila kita ubah ke halaman lain, posisi atau letak kotak pencarian berada
di
tempat yang sama. Ini salah satu hal yang cukup baik, karena akan
mempermudah
user. User juga tidak akan dibuat merasa terlempar ke web site lain bila
terlalu sering banyak berubahan, akibat ketidakkonsisitenan desain,
ketika
pindah halaman. Merujuk pada sebuah sumber, meletakkan kotak pencarian
di kanan
atas merupakan keputusan yang tepat.
Tetapi ukuran kotak pencarian dinilai terlalu kecil untuk mencari
kata-kata
yang cukup panjang. Namun hal itu memang karena tujuan web ini bukan
sepenuhnya
untuk melakukan pencarian.
Web DPR juga
sudah baik dalam hal menandai kata yang dicari. Bila Google menandai
dengan
mencetak tebal kata pencarian, maka web anggota perwakilan rakyat ini
membedakannya dengan memberi latar warna pada kata tersebut dan mencetak
tebal
di teks tulisan. Hal itu dapat dilihat dicontoh, semua kata ”korupsi”
diberi
latar berwarna hijau dan dicetak tebal. Selain itu, dikotak pencarian
baru juga
terdapat rekam kata yang sedang di cari, sehingga ini memudahkan user
bila
ingin menambahkan kata pencarian.
Berbeda dengan
google yang menyertakan kisaran jumlah halaman yang berhubungan dengan
pencarian, web ini tidak menyertakan. Yang tertulis hanya jumlah halaman
saja,
navigasi pindah halaman juga hanya terletak di atas daftar pencarian
yang
ditemukan. Hal ini sedikit menyulitkan bila user sudah berada di halaman
bawah
dan ingin melanjutkan ke halaman pencarian berikutnya. Namun, hal
tersebut di
atasi dengan panjang halaman yang tidak terlalu panjang.
Namun sayang,
dari tiga kriteria yang diajukan Nielsen, 2 syarat pencarian lainnya
tidak
dipenuhi oleh web ini. Yang pertama adalah, pencarian menyeluruh pada
situs
global. Bila kita lihat sumber pencarian, semuanya merujuk pada situs
lokal,
yaitu drp.go.id/…/. Ini menjadi sebuah kekurangan yang cukup fatal,
karena
berarti ada pembatasan sekup dalam pencarian tersebut, dan pencarian
tidak
bersifat menyeluruh. Yang ke dua adalah tidak ada penelusuran lanjutan
bila ada
kesalahan query. Google melengkapi hal ini pada pencariannya, sedangkan
situs
ini tidak ada pencarian lanjutan atau saran pencarian lainnya bila user
tidak
menemukan yang dicarinya.
Hal lain yang
bisa menjadi nilai tambah adalah web ini membedakan sumber atau berkas
pencarian. Bila yang terlihat gambar berkas koran, maka akan langsung di
arahkan pada halaman yang dimaksud. Namun bila betipe pdf, maka akan di
arahkan
pada berkas pdf. Ini menjadi kekurangan juga, karena berkas tersebut
bersifat
online. Web ini juga sudah memfasilitasi perubahan warna terkait link
yang
telah dikunjungi oleh user. Yang awalnya berwarna hijau, akan berubah
menjadi
abu-abu bila sudah dikunjungi. Selain itu, hasil pencarian juga
menyertakan isi
yang dapat mempermudah user untuk mencari informasi yang dibuthkan.
Jumlah
baris yang ditampilkan sama seperti yang google tampilkan, yaitu dua
baris.
Meta informasi seperti tanggal artikel juga terlampir bila kita sudah
memasuki
link halaman pencarian.
Secara umum, web
ini sudah baik untuk masalah searching usability. Karena sudah memenuhi
criteria penting yang disyaratkan. Beberapa kekurangan diharapkan mampu
menjadi
saran agar lebih baik lagi.
Perbaikan
Sumber : http://dimulaidari0.blogspot.com/2011/10/serp-pada-web-dpr.html
Sumber referensi
Sumber referensi
[anonym]. 20 Search Usability Guidelines [internet].
Tersedia dari: http://www.userfocus.co.uk/resources/searchchecklist.html
[diakses tanggal 24 Oktober 2011]
Nielsen, J . 1997.
Search and You May Find [internet]. Tersedia dari: http://www.useit.com/alertbox/9707b.html
[diakses tanggal 23 Oktober 2011]
Jumat, 04 November 2011
Diskusi Sidang Pleno Sesi 2
Pertanyaan dari DH MPK
1.Jika kalian telah terpilih menjadi ketua MPK, MPK membutuhkan kalian sebagai ketua sedangkan organisasi lain membutuhkan kalian juga karena ada kegiatan besar. Memilih yang mana dan apa alasannya?
· Tiara
Konsekuensi anggota organisasi. Membagi waktu. Memprioritaskan yang tidak bisa diwakilkan/benar-benar membutuhkan saya
· Akhdan
Masih belum bisa memprioritaskan. Pilih mana dari kegiatan tersebut yang lebih penting.
· Listya
Fokus ke MPK. Amanah.
Pertanyaan dari DH OSIS
2. Apakah sifat kekanak-kanakan sebuah hal negatif? Apakah perlu dibuang? Apakah masalah besar yang sedang dihadapi siswa/i SMA 6 Bogor?
· Tiara
Di organisasi, sifat kekanak-kanakan ditutupi ketika berorganisasi. Perbedaan pendapat antara siswa dan pihak sekolah. Sampaikan ke sekolah hasil dari perkumpulan siswa.
· Akhdan
Kekanak-kanakan disaat tertentu dibutuhkan. Alami, ga perlu dibuang. Batik. Musyawarah ke organisasi tinggi dan bicarakan dengan waka kesiswaan.
· Listya
Setiap orang pasti punya sifat itu. Gausah dibuang, takdir. Tawuran.
Pertanyaan dari PESERTA
3. Apakah kekurangan MPK lama dan solusinya? Bagaimana kesan Anda karena telah dipilih menjadi calon ketua MPK? Lebih memilih nama baik di mata guru atau di mata teman-teman?
· Tiara
Kesenjangan aktif-pasif, kurang adil dalam merangkul adik kelas. Baik di mata teman.
· Akhdan
Ketua MPK kurang bersahabat dengan ketua OSIS. Lebih sering ngumpul bareng, komunikasi harus jalan. susah
· Listya
Kaget. Guru, karena guru berpikiran lebih dewasa.
Diskusi Sidang Pleno Sesi 1
Pertanyaan dari DH MPK
Menurut kalian apa definisi aspirasi? Dan bagaimana cara terbaik menyalurkan aspirasi?
§ Tiara
Musyawarah untuk mencapai Mufakat.
§ Putri
Ide-ide kretif yang mungkin dapat di realisasikan.
Melalui MPK.
§ Akhdan
Ide-ide yg harus disalurkan ke sekolah dari siapapun warga sekolah.
Tampung, seleksi, salurkan ke sekolah
§ Listya
Ide-ide atau gagasan. Segala sesuatu yg belum tersalurkan
musyawarah
§ Nova
Masukan/kritikan
Musyawarah mencapai mufakat
Pertanyaan dari DH OSIS
Apakah MPK? Apa tugas MPK?
· Tiara
Majelis Perwakilan Kelas
Mengawasi kinerja OSIS dan menampung aspirasi warga SMA 6 secara demokratis
· Putri
Majelis Permusyawaratan Kelas
Perantara siswa dengan sekolah untuk menyalurkan aspirasi kepada sekolah
· Akhdan
Majelis Perwakilan Kelas
Menyalurkan bakat/aspirasi, tampung dan seleksi
· Listya
Organisasi yg berperan di lingkungan sekolah
· Nova
Menyalurkan dan menampunga aspirasi, memberi program kerja kepada OSIS, bertanggung jawab kepada sekolah
Pertanyaan dari PESERTA
1. Apa yg dilakukan jika dikelasnya ada yang kurang aktif ? jika ada murid yang ketergantungan?
2. Motivasi menjadi ketua MPK sehingga tidak berminat mengundurkan diri?
· Tiara
1. Berteman, becanda, dan mengajak lebih aktif. Mengintruksikan tugas.Selama hal yang positif, tidak masalah.
2. Merasa bertanggung jawab. Menunaikan misi.
· Putri
1. Pendekatan,Selama hal yang positif, tidak masalah.kalau negatif akan membawa dia lebih baik dari sebelumnya
2. MPK lebih baik dan merangkul minimal untuk bisa kerja sama
· Akhdan
1. Berteman, untuk hal yang negatif (bingung) jangan mengikuti. Untuk hal positif merangkul dia.
2. Amanah, jadi harus memberikan kinerja yang lebih baik
· Listya
1. Setiap orang punya kelebihan masing-masing. Eskul wajib.
2. Prestasi untuk diri. Mencoba betah.
· Nova
1. Menjadi pendengar yang baik untuk dia, sehingga dia merasa memiliki teman. Harapannya ia dapat ikut aktif.
2. Mencoba hal yang baru.
Langganan:
Postingan (Atom)