Masa bakti OSIS dan MPK SMAN 6 Bogor nampaknya sudah memasuki detik-detik akhir. Sebelum dilaksanakan Serah Jabatan kepada OSIS dan MPK periode selanjutnya, sesuai dengan prosedur yang berlaku, pada hari Kamis (10/01) kemarin, OSIS menjabarkan laporan pertanggujawabannya selama kurang lebih satu tahun menjabat kepada MPK.
Dimulai sekitar pukul 16.30 sore bertepatan dengan ketukan palu Ketua Presidium, Yuda Bosniawan. Kemudian Ketua Presidium membagi LPJ hari itu kedalam tiga sesi. Sesi (1) - Pembacaan Laporan pertanggungjawaban ketua OSIS, ketua 1 dan 2 serta pemaparan program kerja masing-masing seksi bidang OSIS. Sesi (2) - Pembacaan program kerja terlaksana dan tidak terlaksana oleh masing-masing sekbid, ----pada sesi ini, MPK maupun peserta sidang lainnya dapat memberikan tanggapan, kritik dan sarannya. Sesi (3) - Pembacaan keputusan Ketua MPK mengenai laporan pertanggungjawaban.
LPJ hari itu sempat memanas ketika memasuki sesi 2 dimana setiap peserta sidang memiliki hak untuk berkomentar. Berbagai pendapat silih berganti menghiasi Graha Chandradimuka SMAN 6 Bogor. Tidak jarang ditemui pendapat-pendapat dengan nada suara tinggi, akibat dari situasi yang semakin memanas. Setelah sempat diistirahatkan untuk melaksanakan shalat maghrib, sidang pun kembali dilanjutkan. Namun, tidak seperti sebelumnya, tiga sekbid terakhir OSIS hanya membacakan program kerja terlaksana dan tidak terlaksana tanpa dikomentari. Hal tersebut dikarenakan karena waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 malam sedangkan pihak sekolah sudah meminta kami untuk segera menyelesaikan lpj tersebut.
Akhirnya LPJ hari itu selesai meski sedikit tidak sesuai rencana. Setelah LPJ, OSIS dan MPK masa bakti 2011/12 akan melaksanakan serah jabatan kepada OSIS dan MPK masa bakti 2012/13. Dan serah terima jabatan nantinya mengakhiri serangkaian kerja OSIS dan MPK masa bakti 2011/12 serta akan menjadi awal bagi OSIS dan MPK masa bakti 2012/13.
Tampilkan postingan dengan label kami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kami. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 12 Januari 2013
Minggu, 02 Desember 2012
10 Besar Kandidat Ketua MPK
Seleksi calon MPK periode 2012/13 akhirnya usai. Seleksi yang berlangsung sangat ketat, menegangkan dan melelahkan tersebut dilaksanakan dalam dua tahap. Seleksi tahap pertama berupa wawancara dan quiz, berlangsung pada tanggal 21 September Pagi Setiap peserta dibagi kedalam tiga ruangan untuk kemudian diminta peserta akan melakukan wawancara. Selanjutnya pada tanggal 21 september siang diadakan Tes Bintal. Peserta yang lolos seleksi tahap pertama dibagi kedalam beberapa kelompok dan diminta untuk mengunjungi 6 pos; Pos Keagamaan, Pos Nasionalisme, Pos Kepemimpinan, Pos Kreatifitas dan Pos Inisiatif, aman .
Sesuai harapan, Akhirnya 26 dari sekitar 40 peserta seleksi telah terpilih dan berhasil menduduki kursi kepengurusan MPK untuk periode selanjutnya. Tidak selesai sampai disana, setelah melalui perdebatan yang cukup alot diantara para pengurus MPK periode 2011/12, terjaringlah 5 besar nama kandidat yang diproyeksikan sebagai ketua MPK periode selanjutnya.
Berikut adalah 10 besar nama kandidat Ketua MPK periode 2013/14 :
- Andaris Bayu
- Abdul Ghani
- Satia Nisa Firdhauzi
- Puspitasari (X)
- Aldi (X)
Pada tanggal 23 September , Kelima nama tersebut akan mengikuti Sidang Pleno atau Sidang Penentuan Ketua MPK. Dari hasil sidang pleno tersebut kemudian akan muncul satu nama kandidat terpilih sebagai Ketua MPK periode 2013/14.
"Semoga diantara kelima nama yang kita sudah pilih itu akan ada satu nama yang benar-benar menjadi seorang ketua MPK periode 2013/14" tutur Alfi, Ketua MPK masa jabatan 2012/13 mengenai harapannya terhadap kelima kandidat ketua MPK periode 2013/14.
Jumat, 02 November 2012
Perkenalan MPK 2011/12
Pada tanggal 25 Oktober beberapa waktu lalu, MPK SMA Negeri 6 Bogor periode 2011/12 bersama OSIS mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan sekaligus 'mempromosikan' diri di hadapan siswa kelas 10 di Graha Candradimuka.
Kesempatan itu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menarik minat siswa kelas 10 agar bergabung menjadi bagian MPK yang sebentar lagi akan memasuki periode baru. Bukan hanya sekadar 'mempromosikan' diri, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai media untuk menjelaskan mengenai MPK dan serentetan informasi lainnya.
Berikut beberapa foto saat perkenalan berlangsung....
Kesempatan itu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menarik minat siswa kelas 10 agar bergabung menjadi bagian MPK yang sebentar lagi akan memasuki periode baru. Bukan hanya sekadar 'mempromosikan' diri, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai media untuk menjelaskan mengenai MPK dan serentetan informasi lainnya.
Berikut beberapa foto saat perkenalan berlangsung....
Semoga dengan perkenalan tersebut, semakin banyak yang berminat untuk bergabung dengan MPK pada periode berikutnya. Sampai jumpa di MPK adik-adik!!!!! :D
Rabu, 14 Maret 2012
Follow Us On Twitter
Yeey!! Akhirnya MPK SMAN 6 Bogor punya twitter!! :)
Akun Twitter ini diharapkan kedepannya bisa jadi jembatan bagi siswa/siswi SMAN 6 Bogor yang ingin menyampaikan saran atau kritiknya entah tentang OSIS, MPK ataupun tentang Sekolah. Selain itu, akun ini juga diharapkan bisa menjadi media yang dapat merangkul seluruh Anggota, Alumni serta seluruh Warga SMAN 6 Bogor melalui informasi-informasi yang diberikan. Kemudian, diharapkan nantinya akun ini dapat menjadi wadah bagi Anggota MPK agar dapat berinteraksi dengan para Alumni yang pernah menjadi bagian dari MPK untuk dapat saling berbagi kisah/pengalaman demi MPK yang lebih baik kedepannya. Dan yang tidak kalah penting adalah akun ini dibuat untuk dapat menjadi Informan yang akan menginformasikan tentang rapat, acara atau kegiatan lainnya kepada seluruh Anggota MPK SMAN 6 Bogor. Ya, bisa dibilang sebagai Alternatif Jarkom yang biasanya melalui pesan singkat.
Akun Twitter ini diharapkan kedepannya bisa jadi jembatan bagi siswa/siswi SMAN 6 Bogor yang ingin menyampaikan saran atau kritiknya entah tentang OSIS, MPK ataupun tentang Sekolah. Selain itu, akun ini juga diharapkan bisa menjadi media yang dapat merangkul seluruh Anggota, Alumni serta seluruh Warga SMAN 6 Bogor melalui informasi-informasi yang diberikan. Kemudian, diharapkan nantinya akun ini dapat menjadi wadah bagi Anggota MPK agar dapat berinteraksi dengan para Alumni yang pernah menjadi bagian dari MPK untuk dapat saling berbagi kisah/pengalaman demi MPK yang lebih baik kedepannya. Dan yang tidak kalah penting adalah akun ini dibuat untuk dapat menjadi Informan yang akan menginformasikan tentang rapat, acara atau kegiatan lainnya kepada seluruh Anggota MPK SMAN 6 Bogor. Ya, bisa dibilang sebagai Alternatif Jarkom yang biasanya melalui pesan singkat.
Yuk, mari buka akun twitter kita
@MPKSMAN6BGR
dan langsung aja klik "follow"
~Selamat Bergabung~
Jumat, 04 November 2011
Diskusi Sidang Pleno Sesi 2
Pertanyaan dari DH MPK
1.Jika kalian telah terpilih menjadi ketua MPK, MPK membutuhkan kalian sebagai ketua sedangkan organisasi lain membutuhkan kalian juga karena ada kegiatan besar. Memilih yang mana dan apa alasannya?
· Tiara
Konsekuensi anggota organisasi. Membagi waktu. Memprioritaskan yang tidak bisa diwakilkan/benar-benar membutuhkan saya
· Akhdan
Masih belum bisa memprioritaskan. Pilih mana dari kegiatan tersebut yang lebih penting.
· Listya
Fokus ke MPK. Amanah.
Pertanyaan dari DH OSIS
2. Apakah sifat kekanak-kanakan sebuah hal negatif? Apakah perlu dibuang? Apakah masalah besar yang sedang dihadapi siswa/i SMA 6 Bogor?
· Tiara
Di organisasi, sifat kekanak-kanakan ditutupi ketika berorganisasi. Perbedaan pendapat antara siswa dan pihak sekolah. Sampaikan ke sekolah hasil dari perkumpulan siswa.
· Akhdan
Kekanak-kanakan disaat tertentu dibutuhkan. Alami, ga perlu dibuang. Batik. Musyawarah ke organisasi tinggi dan bicarakan dengan waka kesiswaan.
· Listya
Setiap orang pasti punya sifat itu. Gausah dibuang, takdir. Tawuran.
Pertanyaan dari PESERTA
3. Apakah kekurangan MPK lama dan solusinya? Bagaimana kesan Anda karena telah dipilih menjadi calon ketua MPK? Lebih memilih nama baik di mata guru atau di mata teman-teman?
· Tiara
Kesenjangan aktif-pasif, kurang adil dalam merangkul adik kelas. Baik di mata teman.
· Akhdan
Ketua MPK kurang bersahabat dengan ketua OSIS. Lebih sering ngumpul bareng, komunikasi harus jalan. susah
· Listya
Kaget. Guru, karena guru berpikiran lebih dewasa.
Diskusi Sidang Pleno Sesi 1
Pertanyaan dari DH MPK
Menurut kalian apa definisi aspirasi? Dan bagaimana cara terbaik menyalurkan aspirasi?
§ Tiara
Musyawarah untuk mencapai Mufakat.
§ Putri
Ide-ide kretif yang mungkin dapat di realisasikan.
Melalui MPK.
§ Akhdan
Ide-ide yg harus disalurkan ke sekolah dari siapapun warga sekolah.
Tampung, seleksi, salurkan ke sekolah
§ Listya
Ide-ide atau gagasan. Segala sesuatu yg belum tersalurkan
musyawarah
§ Nova
Masukan/kritikan
Musyawarah mencapai mufakat
Pertanyaan dari DH OSIS
Apakah MPK? Apa tugas MPK?
· Tiara
Majelis Perwakilan Kelas
Mengawasi kinerja OSIS dan menampung aspirasi warga SMA 6 secara demokratis
· Putri
Majelis Permusyawaratan Kelas
Perantara siswa dengan sekolah untuk menyalurkan aspirasi kepada sekolah
· Akhdan
Majelis Perwakilan Kelas
Menyalurkan bakat/aspirasi, tampung dan seleksi
· Listya
Organisasi yg berperan di lingkungan sekolah
· Nova
Menyalurkan dan menampunga aspirasi, memberi program kerja kepada OSIS, bertanggung jawab kepada sekolah
Pertanyaan dari PESERTA
1. Apa yg dilakukan jika dikelasnya ada yang kurang aktif ? jika ada murid yang ketergantungan?
2. Motivasi menjadi ketua MPK sehingga tidak berminat mengundurkan diri?
· Tiara
1. Berteman, becanda, dan mengajak lebih aktif. Mengintruksikan tugas.Selama hal yang positif, tidak masalah.
2. Merasa bertanggung jawab. Menunaikan misi.
· Putri
1. Pendekatan,Selama hal yang positif, tidak masalah.kalau negatif akan membawa dia lebih baik dari sebelumnya
2. MPK lebih baik dan merangkul minimal untuk bisa kerja sama
· Akhdan
1. Berteman, untuk hal yang negatif (bingung) jangan mengikuti. Untuk hal positif merangkul dia.
2. Amanah, jadi harus memberikan kinerja yang lebih baik
· Listya
1. Setiap orang punya kelebihan masing-masing. Eskul wajib.
2. Prestasi untuk diri. Mencoba betah.
· Nova
1. Menjadi pendengar yang baik untuk dia, sehingga dia merasa memiliki teman. Harapannya ia dapat ikut aktif.
2. Mencoba hal yang baru.
Kamis, 03 November 2011
Hasil Pemilihan Ketua Osis Periode 2011/2012
Hasan Shiddiq Mustafa : 55,18 %
Rahmat Nurcahyanto : 14,02 %
R. Khairunnisa Thifal N. : 8,43 %
Anisah Maryam : 8,09 %
M. Sabill Hidayatullah : 7,64 %
Jadi, Selamat menunaikan amanah baru ya, Hasan :D
Jumat, 28 Oktober 2011
Janji perubahan #5
Nova R.
Janji Perubahan
- saya akan menjadi orang baik dan menyenangkan
- saya akan berusaha agar tidak terlambat masuk sekolah
- saya akan berusaha selalu menghargai guru dan selalu patuh
- tidak membuang sampah sembarangan
- tidak akan mencorat-coret yang bukan pada tempatnya
- hidup teratur!
Janji perubahan #4
Putri Andhita
Janji perubahan
- merangkul seluruh organisasi, ekstrakulikuler, dan kamunitas di SMA Negeri 6 untuk saling bekerja sama.
- menjaga solidaritas antar sesama anggota MPK dan para pengurus OSIS
- menjaga nama baik MPK SMA Negeri 6
- menjadi pribadi yang lebih baik dan bijaksana
Janji perubahan #3
Listya Eka
- Lebih giat berangkat sekolah
- mengurangi kegiatan, seperti ekstrakulikuler
- meningkatkan kualitas ibadah
Janji Perubahan #2
Tiara Ayuningtias
Janji perubahan yang akan dilakukan di MPK 2011/2012!
- meningkatkan kekompakan dan rasa kekeluargaan sesuai AD-ART MPK
- menjalin komunikasi dengan OSIS, perwakilan kelas, dan perwakilan eskul selain melalui kotak saran
- mengaktifkan kinerja anggota MPK secara merata
- menjadi lebih tegas dan dewasa, sehingga mengesampingkan urusan pribadi
Janji Perubahan #1
Akhdan Nur Said
"Saya janji, kinerja saya di tahun depan akan lebih baik lagi daripada tahun kemarin dan insyaAllaah tidak akan melakukan hal bodoh lagi seperti tahun kemarin"
Kesan pertama 'ketua baru' pasca-sidang pleno
"TEGANG!! Ribet, was-was, OTAK RUNYEH. SPEACHLESS. ASAL NGOMONG.
(TAPI PENUH KEYAKINAN)"
kalimat di atas merupakan kalimat dari Akhdan setelah sekitar 10 menit pasca-sidang pleno. ya, bisa dimaklumin lah, masih schock mungkin, berdo'a aja Bu Saftani atau Bu Yanti ga liat kalimat dia.
kenapa?
bisa kita lihat, tulisannya ada yang capslock ada yang engga. okelah kalau maksudnya untuk menggambarkan perasaan ketua baru yang shock-nya banget banget banget banget banget. tapi, engga gitu juga kali ya, kalau mau capslock ya capslock aja semua, kalau ga mau di capslock yang ga di capslock semua. jadi alay ngeliatnya -,-
liat kan, ada dua kata yaitu, OTAK RUNYEH. apa maksudnya ya? bahasa sunda kah? bahasa gaul kah? bahasa citeureup kah? ciomas kah? sepertinya hanya dia dan Dia yang tahu. ckck. #PrayforAkhdan. mungkin suatu hari kata otak runyeh akan menjadi trendsetter melebihi sesuatu ya
baca sekali lagi, SPEACHLESS bukan speechless.. -,- oke, untuk yang ini dimaklumi aja, orang lagi shock emang otaknya suka runyeh, jadi susah bedain A dan E :p
diatas ada tulisan ASAL NGOMONG ya? ckck. asal ngomong aja bisa jadi ketua, apa lagi punya konsep ya? langsung jadi waka kesiswaan!
dari semua kata yang sang ketua baru itu tulis, hanya kalimat terakhir yang keren! "PENUH KEYAKINAN". biar bagaimanapun, keyakinan mampu meruntuhkan tembok berlin, dan menembus benteng konstantinopel #efekbelajarsejarah
mungkin ada yang mau mengatakan,
"ya terserah Akhdan lah, mau ngomong apaan aja, toh dia punya hak"
oke, saya akan jawab,
"terserah saya lah menanggapi kalimat Akhdan kaya gimana, toh saya punya hak"
Minggu, 23 Oktober 2011
KOMITMEN PEMIMPIN MUDA INDONESIA
Kami pemimpin muda Indonesia / berkomitmen/
Mempersembahkan segenap kemampuan kami /
Demi kembalinya kehormatan bangsa /
bagi tegaknya kejayaan / kemuliaan/ dan terwujudnya cita-cita kemerdekaan/
Hari ini kami proklamirkan/ kepada bangsa yang kami cintai/
tiada yang melatarbelakangi kami /kecuali kejujuran dan ketulusan,/
tiada ambisi pribadi/apalagi hasrat kotor untuk menguasai./
Kami meyakini/ pemimpin bukanlah soal jabatan/ bukan soal posisi struktural/
Pemimpin adalah kapasitas/ komitmen/ kualitas diri/ dan tanggungjawab/
untuk melakukan perubahan/ bagi lingkungan masyarkat kami/
Secara sadar kami memilih/ dan berkomitmen/ untuk menjadi pemimpin/ dimanapun/ kapanpun/dan dalam kondisi apapun/
Inilah Komitmen Kami/ Para Pemimpin Muda Indonesia
Kami akan terus berkarya/ dan bekerjasama/ dalam mewujudkan cita-cita kami/
menjadi pemimpin yang adil/ dan berintegritas/
Untuk Kebangkitan Indonesia baru/ yang lebih kuat dan bermartabat/
Semoga Alloh meridoi komitmen kami
Atas nama
Pemimpin Muda Indonesia
Siswa-siswi SMA Negeri 6 Bogor
Pemimpin Muda Indonesia
Siswa-siswi SMA Negeri 6 Bogor
Bogor, 28 Oktober 2011
Kepemimpinan dan Keprajuritan
Pada kesempatan kali ini, saya ingin mencoba membahas mengenai masalah kepemimpinan dan keprajuritan.
Ketahuilah saudaraku, seorang pemimpin memerlukan bantuan orang lain dalam merealisasi mimpi-mimpinya. Dia butuh adanya tim yang mendukung kinerjanya agar lebih optimal. Oleh karena itu, hubungan antara pemimpin dan timnya harus baik. Diantara mereka harus terdapat sebuah ikatan hati. Karena hanya dengan ikatan hati sesorang dapat menggerakan orang lain hingga batas maksimalnya. Karena seseorang tidak akan bisa memimpin orang lain dengan baik dan benar jika dia tidak mencintai orang lain tersebut karena Allah.
Seorang pemimpin harus bisa membuat timnya lebih baik dari dirinya. Dengan kata lain seorang qiyadah harus memiliki fungsi kaderisasi sehingga keberlangsungan roda lembaga dakwahnya bisa terus berputar. Bahkan hasil dari kaderisasinya harus bisa melebihi kompetensi dirinya sehingga kepengurusan selanjutnya bisa menjadi lebih baik dan terus lebih baik. Sedangkan seorang prajurit, haruslah memiliki ketaatan kepada sang pemimpin.
Khalifah Umar r.a. pernah berkata “Tiada Islam tanpa Jamaah,dan tiada Jamaah tanpa kepemimpinan dan tiada kepemimpinan tanpa ketaatan.”
Keislaman seorang bisa dikatakan belum sempurna apabila dia tidak taat kepada pemimpinnya. Islam itu berjamaah. Visi besarnya melahirkan peradaban yang shalih, bukan sekedar individu yang shalih saja.
Selama sang pemimpin berada dalam koridor syariat Islam, maka dia wajib ditaati oleh para timnya. Akan tetapi, bisa berubah menjadi tidak wajib (bahkan tidak boleh) ditaati, ketika dia tidak benar lagi dalam kepemimpinannya itu. Dan hal itulah yang akan menyebabkan Islam kembali tegak.
Sebagaimana perkataan Abu Bakar Ash Shiddiq di awal pidatonya dari atas mimbar pertanggungjawaban: “Taatlah kalian kepadaku selama aku taat kepada Allah. Jika aku maksiat kepada-Nya maka tidak ada kewajiban atas kalian untuk taat kepadaku”
Ya, taat kita kepada pemimpin tidak mutlak. Hukumnya jadi tentatif sesuai si pemimpin tersebut. Namun, ketaatan kita kepada Allah dan Rasul-Nya itu mutlak. Seperti apapun perintahnya, sesulit apapun dilaksanakan, tetep harus memenuhinya.
Cerita lain, Khalifah Ali bin Abi Thalib pernah ditanya, “Mengapa ketika kamu menjadi khalifah, Islam jadi hancur begini?”
Dengan tenang, sang khalifah pun berkata “Ketika abu bakar menjadi khalifah, umatnya itu saya. Ketika umar menjadi khalifah, umatnya itu saya. Ketika utsman menjadi khalifah, umatnya itu saya. Tetapi, ketika saya menjadi khalifah, umatnya itu kalian.”
Subhanallah!
Percakapan ini menggambarkan pentingnya menjadi jundi yang baik. Siapa yang meragukan individu Ali bin Abi Thalib? Rasulullah telah mengungkapkan banyak keutamaan beliau. Tetapi kenapa ketika beliau memimpin, kondisi umat Islam justru terperosok dalam jurang fitnah? Dari kisah di atas bisa disimpulkan bahwa sebaik apapun sang pemimpin, ketika yang dipimpin itu tidak baik maka itu tidak akan menambah baik organisasi tersebut.
Itulah sekiranya, adab-adab antara pemimpin dan prajurit. Semoga bermanfaat.
Allahu’alam wassalamu’alaykum wr wb
http://rezaprimawanhudrita.wordpress.com/2010/02/26/jurnal-kepemimpinan-dan-keprajuritan/
Sabtu, 22 Oktober 2011
5 Besar Kandidat Ketua MPK
Setelah proses yang sangat panjaaaaaaaaang, sampailah di 5 besar calon ketua MPK
Tiara Ayuningtyas (XI IPA 5)
Listya Eka (X-2)
Putri Andhita (XI IPA 3)
Nova R. (X-8)
Akhdan Nur Said (XI IPS 2)
bersiap yaaa! seminggu lagi akan diadakan Rapat Pleno.
Nb:
Rapat Pleno diadakan tanggal 27 November 2011, yang insyaAllaah akan dihadiri oleh Wakil Kesiswaan, DH, koordinator beserta anggota MPK periode sebelumnya, anggota MPK periode baru, dan beberapa perwakilan OSIS
5 Besar Kandidat Ketua OSIS
R. Khairunnisa Tifal Nabila (XI IPA 3)
M. Sabill Hidayatullah (XI IPA 4)
Rahmat (X-1)
Anisah Maryam (XI IPA 1)
Hasan Shiddiq (XI IPA 4)
M. Sabill Hidayatullah (XI IPA 4)
Rahmat (X-1)
Anisah Maryam (XI IPA 1)
Hasan Shiddiq (XI IPA 4)
Selasa, 11 Oktober 2011
karena kami, bukan cuma segenggam angan tak bertujuan
Bogor menyambut datangnya pagi,
27 April 2009
(bintang-bintang merayu, teratur dalam kesemrawutannya. diiringi langit yang membiru, membiru dalam kepekatannya).
pagi ini
saya duduk di puncak tertinggi rumah saya,
terinspirasi akan sebuah cerita
"I have a dream"
kata-kata ini dilontarkan Marthin Luther dalam sebuah pidatonya dahulu kala
beliau bermimpi, bahwa suatu saat orang kulit hitam akan duduk berdampingan bersama orang kulit putih.
dulu hal itu mustahil, karena perbedaan ras yang saat itu menonjol, atau lebih tepatnya ditonjol-tonjolkan.
dan orang-orang hanya menganggapnya pemimpi di siang bolong.
waktu berlalu dan berpihak pada sang pemimpi.
entah bagaimana prosesnya, mimpi itu terwujud menjadi realita.
dan sekarang, bahkan ada orang kulit hitam menjadi pemimpin bagi bangsa kulit putih, bukan?
ini nyata
bukan mustahil, mimpi di siang bolong berubah menjadi fakta di pagi buta.
"hidup ini bukan rangkaian kemustahilan, kan?" (*PRIE GS)
dan di bumi yang sama ini kami berpijak,
di kolong langit yang sama kami bernaung.
kami punya jutaan mimpi, dan milyaran angan.
yang tidak hanya kami citrakan dalam pejaman mata,
namun juga kami usahakan dalam realita.
angan kami tak serupa, namun beraneka.
mimpi ini kami gantungkan, tinggi, setinggi tangan kami bisa mengaitkannya,
kami tidak pernah gentar,
dan teman kami pernah bilang,
"gantungkan cita-cita kamu setinggi langit, setidaknya kalau kamu jatuh, kamu pernah melihat bintang" (*Deno Yudha)
namun tak jarang kami terjatuh,
terjatuh bahkan saat kami berada pada titik kulminasi.
kami terjatuh sejatuh-jatuhnya, sesakit-sakitnya.
ya, kami memang melihat bintang itu, menari indah dalam konstelasi,
namun tetap saja rasanya sakit,
dan disitulah kami berada saat itu,
tersungkur dalam lembah kesuraman,
tenggelam dalam danau kekecewaan,
terkubur dalam pasir ketidakpastian.
kami penat, kami jengah, kami marah.
dan ada saat kami memutuskan untuk berpaling,
tapi itu malah membuat kami tenggelam makin dalam,
membuat kami terdorong jauh dari tangan Tuhan,
angin berbisik, semesta berucap
"bukankah Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, melainkan kaum itu sendiri yang merubahnya?"(*Q.S. Ar-Ra'du, 13;11)
(bebintang perlahan undur diri, disubstitusi oleh jingga yang menyeruak)
diri ini memang belum sejatinya tangguh
raga ini memang belum sepenuhnya utuh
hati ini masih begitu rapuh
namun kami harus bangun, bangun dari ketidakberdayaan kami,
untuk melihat senyum tertoreh pada orang yang kami kasihi
untuk melihat dada yang membusung pada orang yang kami sayangi
kami tidak ingin,
hanya sekedar menjadi prolog pada opera tak bernuansa,
atau menjadi preambule pada prosa tak beralinea,
apalagi hanya sekedar menjadi intro pada musik tanpa nada.
dan kami pun bangkit,
kami menolak untuk pasrah, membantah untuk menyerah, dan berharap dengan gairah.
"Our greatest glory is not in never falling, but in rising everytime we fall" (*Confucius)
bukankah tidak ada yang namanya berhasil, jika kamu tidak pernah gagal.
ya, kita hanya harus terus berpikir, terus bermimpi, dan terus berlari untuk mengejarnya
tidak peduli kami hanya bisa menghitung satu ditambah satu sama dengan dua,
atau kami telah bisa membedakan antara berpikir dengan otak atau berpikir dengan hati
kami percaya
"kemampuan manusia itu ada batasnya, namun usahanya tidak" (*Ismi Nurhayati)
bukankah kelebihan manusia adalah karena manusia punya akal, pikiran, dan cita-cita?
tidak seperti hewan yang berputar dalam siklus yang itu-itu saja,
hari ini makan, besok dimakan. hari ini kawin, besok melahirkan.
lantas jika kita tidak berpikir dan bercita-kita, kita mau disebut apa?
hanya seonggok daging yang punya nama?
dan sekarang, yang kami butuhkan adalah ini
"Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu.
Dan sehabis itu, yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya,
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,
mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,
leher yang akan lebih sering melihat ke atas,
lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja,
dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya,
serta mulut yang akan selalu berdoa.
Dan kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang masih punya mimpi dan keyakinan serta mengejarnya,
bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah akan keadaan"
(*5 cm, Donny Dirghantoro)
dan pada ujungnya, biar Tuhan yang berkarya,
"manusia itu wajib berusaha, tapi tidak wajib untuk berhasil" (*Muhammad Azhar)
(matahari pun menyapa pagi)
dan disini, saat ini, dibawah siraman mentari pagi
kami bersaksi, bahwa kami akan terus berlari meraih angan dan mimpi,
berlari, sejauh kaki kami masih bisa menyentuh bumi.
sebanyak keringat kami masih bisa membasahi,
dan berlari, secepat pikiran kami masih kuasa berrotasi.
just beat your best, then let God play the rest.
we'll fight, then we will always win (*mereka yang percaya, bahwa 'tidak mungkin' itu tidak pernah ada)
ya, kami percaya kami bisa.
karena kami, bukan cuma segenggam angan tak bertujuan..
(sebuah catatan yang dibuat menjelang pagi, di atap genting tanpa alas kaki, bermandi cahaya bintang)
sumber : http://fadlanmauli.blogspot.com/2011/08/my-masterpiece.html
27 April 2009
(bintang-bintang merayu, teratur dalam kesemrawutannya. diiringi langit yang membiru, membiru dalam kepekatannya).
pagi ini
saya duduk di puncak tertinggi rumah saya,
terinspirasi akan sebuah cerita
"I have a dream"
kata-kata ini dilontarkan Marthin Luther dalam sebuah pidatonya dahulu kala
beliau bermimpi, bahwa suatu saat orang kulit hitam akan duduk berdampingan bersama orang kulit putih.
dulu hal itu mustahil, karena perbedaan ras yang saat itu menonjol, atau lebih tepatnya ditonjol-tonjolkan.
dan orang-orang hanya menganggapnya pemimpi di siang bolong.
waktu berlalu dan berpihak pada sang pemimpi.
entah bagaimana prosesnya, mimpi itu terwujud menjadi realita.
dan sekarang, bahkan ada orang kulit hitam menjadi pemimpin bagi bangsa kulit putih, bukan?
ini nyata
bukan mustahil, mimpi di siang bolong berubah menjadi fakta di pagi buta.
"hidup ini bukan rangkaian kemustahilan, kan?" (*PRIE GS)
dan di bumi yang sama ini kami berpijak,
di kolong langit yang sama kami bernaung.
kami punya jutaan mimpi, dan milyaran angan.
yang tidak hanya kami citrakan dalam pejaman mata,
namun juga kami usahakan dalam realita.
angan kami tak serupa, namun beraneka.
mimpi ini kami gantungkan, tinggi, setinggi tangan kami bisa mengaitkannya,
kami tidak pernah gentar,
dan teman kami pernah bilang,
"gantungkan cita-cita kamu setinggi langit, setidaknya kalau kamu jatuh, kamu pernah melihat bintang" (*Deno Yudha)
namun tak jarang kami terjatuh,
terjatuh bahkan saat kami berada pada titik kulminasi.
kami terjatuh sejatuh-jatuhnya, sesakit-sakitnya.
ya, kami memang melihat bintang itu, menari indah dalam konstelasi,
namun tetap saja rasanya sakit,
dan disitulah kami berada saat itu,
tersungkur dalam lembah kesuraman,
tenggelam dalam danau kekecewaan,
terkubur dalam pasir ketidakpastian.
kami penat, kami jengah, kami marah.
dan ada saat kami memutuskan untuk berpaling,
tapi itu malah membuat kami tenggelam makin dalam,
membuat kami terdorong jauh dari tangan Tuhan,
angin berbisik, semesta berucap
"bukankah Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, melainkan kaum itu sendiri yang merubahnya?"(*Q.S. Ar-Ra'du, 13;11)
(bebintang perlahan undur diri, disubstitusi oleh jingga yang menyeruak)
diri ini memang belum sejatinya tangguh
raga ini memang belum sepenuhnya utuh
hati ini masih begitu rapuh
namun kami harus bangun, bangun dari ketidakberdayaan kami,
untuk melihat senyum tertoreh pada orang yang kami kasihi
untuk melihat dada yang membusung pada orang yang kami sayangi
kami tidak ingin,
hanya sekedar menjadi prolog pada opera tak bernuansa,
atau menjadi preambule pada prosa tak beralinea,
apalagi hanya sekedar menjadi intro pada musik tanpa nada.
dan kami pun bangkit,
kami menolak untuk pasrah, membantah untuk menyerah, dan berharap dengan gairah.
"Our greatest glory is not in never falling, but in rising everytime we fall" (*Confucius)
bukankah tidak ada yang namanya berhasil, jika kamu tidak pernah gagal.
ya, kita hanya harus terus berpikir, terus bermimpi, dan terus berlari untuk mengejarnya
tidak peduli kami hanya bisa menghitung satu ditambah satu sama dengan dua,
atau kami telah bisa membedakan antara berpikir dengan otak atau berpikir dengan hati
kami percaya
"kemampuan manusia itu ada batasnya, namun usahanya tidak" (*Ismi Nurhayati)
bukankah kelebihan manusia adalah karena manusia punya akal, pikiran, dan cita-cita?
tidak seperti hewan yang berputar dalam siklus yang itu-itu saja,
hari ini makan, besok dimakan. hari ini kawin, besok melahirkan.
lantas jika kita tidak berpikir dan bercita-kita, kita mau disebut apa?
hanya seonggok daging yang punya nama?
dan sekarang, yang kami butuhkan adalah ini
"Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kening kamu.
Dan sehabis itu, yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya,
tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya,
mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya,
leher yang akan lebih sering melihat ke atas,
lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja,
dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya,
serta mulut yang akan selalu berdoa.
Dan kamu akan selalu dikenang sebagai seorang yang masih punya mimpi dan keyakinan serta mengejarnya,
bukan orang biasa-biasa saja tanpa tujuan, mengikuti arus dan kalah akan keadaan"
(*5 cm, Donny Dirghantoro)
dan pada ujungnya, biar Tuhan yang berkarya,
"manusia itu wajib berusaha, tapi tidak wajib untuk berhasil" (*Muhammad Azhar)
(matahari pun menyapa pagi)
dan disini, saat ini, dibawah siraman mentari pagi
kami bersaksi, bahwa kami akan terus berlari meraih angan dan mimpi,
berlari, sejauh kaki kami masih bisa menyentuh bumi.
sebanyak keringat kami masih bisa membasahi,
dan berlari, secepat pikiran kami masih kuasa berrotasi.
just beat your best, then let God play the rest.
we'll fight, then we will always win (*mereka yang percaya, bahwa 'tidak mungkin' itu tidak pernah ada)
ya, kami percaya kami bisa.
karena kami, bukan cuma segenggam angan tak bertujuan..
(sebuah catatan yang dibuat menjelang pagi, di atap genting tanpa alas kaki, bermandi cahaya bintang)
sumber : http://fadlanmauli.blogspot.com/2011/08/my-masterpiece.html
10 besar Calon ketua MPK 2011/2012
Akhirnyaaa,... setelah proses (cukup) panjang seleksi Osis dan MPK, didapatkan 10 orang peserta terbaik. Sepuluh orang yang akan melanjutkan berlari untuk membangun SMA 6 ke arah yang lebih baik pastinya. Hanya menunggu beberapa hari lagi, salah satu dari mereka akan menjadi ketua MPK. semangat memperbaiki SMA 6 yaa! bikin kita bangga punya adik kelas kaya kalian, bikin sekolah bangga sama kalian, bikin agama kita bangga punya umat kaya kita :D
kok cuma 6?
iya, hahaha. 4 orang lagi masih dirahasiakan
InsyaAllaah minggu depan diumumkan saat upacara. :D
Calon Ketua MPK 2011/2012 :
1. Febrian Ramadhani Putra (XI IPS 3)
2. Tiara Ayuningtyas (XI IPA 5)
3. Putri Andhita (XI IPA 3)
4. Chrisyantar Hasilohan (XI IPA 2)
5. Akhdan Nur Said (XI IPS 2)
6. Yuda B. (XI IPA 4)
kok cuma 6?
iya, hahaha. 4 orang lagi masih dirahasiakan
InsyaAllaah minggu depan diumumkan saat upacara. :D
Selasa, 30 Agustus 2011
Idul Fitri
Taqobalallahu minna wa minkum, Shiyamana wa shiyamakum,,
Ramadhankan 11-bulan ke depan yaaa!
Minal Aidin wal faizin, kembali fitri dan raih kemenangan!SEMANGAT LEBARAAN :D
Langganan:
Postingan (Atom)