Pages

Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 November 2012

Menyelisik 'miniatur' MPR


Lambang MPK SMA Negeri 6 Bogor


        Selama ini tidak dapat dipungkiri bahwa memang gaung nama MPK tidak bergema sebagaimana OSIS. Tidak banyak yang tahu tentang organisasi yang seringkali diibaratkan sebagai miniatur Majelis Permusyawaratan Rakyat yang ada di Indonesia ini. Hal tersebut berdasarkan kenyataan dimana siswa/i di sekolah lebih cenderung untuk menjadi bagian dari OSIS. Lebih ironis, bahkan ketika ditanyai mengenai MPK, tidak sampai seperempatnya tahu. 
        Dari tadi bahas MPK gini gitu bla bla bla...., Jadi sebenarnya MPK tuh apa sih? Maksud lambang diatas itu apa? MPK tugasnya apa aja sih? dan untuk pertanyaan yang masih banyaaaaaaaak lagi....... Disini! Cuma di postingan ini kalian semua bakal menemukan jawabannya! Cekidot!!!!

######

Apa itu MPK?

MPK merupakan kependekan dari Majelis Perwakilan Kelas. 

Apa tujuan MPK?

1. Mempersiapkan siswa kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional dengan memberikan bekal keterampilan, kesegaran jasmani, daya kreasi, patriotisme, kepribadian dan budi luhur
2. Melibatkan siswa dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara serta pelaksanaan pembangunan nasional
3. Membina siswa berorganisasi untuk pembangunan kepemimpinan

Apa fungsi MPK?

1. Menampung dan menyaring aspirasi siswa-siswi SMA Negeri 6 Bogor
2. Memberikan program kerja kepada OSIS
3. Mengawasi kinerja OSIS
4. Membantu OSIS dalam pelaksanaan program kerja yang telah diberikan oleh MPK
5. Meminta pertanggungjawaban OSIS atas pelaksanaan program kerja
6. Menjadi pengadil dalam sidang yang diadakan OSIS
7. MPK memberi laporan kepada Kepala Sekolah setiap akhir masa jabatan

Apa arti dari lambang MPK?

1. Rantai Emas melambangkan persatuan yang kokoh diantara pengurus dan anggota MPK
2. Bintang Emas melambangkan Ketuhanan
3. Kujang melambangkan Jawa Barat
4. Gunung Salak melambangkan Kota Bogor
5. Padi dan Kapas melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran pengurus dan anggota MPK
6. Buku melambangkan Majelis

MPK punya 3 Komisi, Apa saja tugasnya? 

MPK SMA Negeri 6 Bogor mempunyai 3 Komisi yaitu;
  1. Komisi A :    Mengawasi kinerja Osis Sekbid 1-5
  2. Komisi B :    Mengawasi kinerja Osis Sekbid 6-10
  3. Komisi C :    Menampung aspirasi warga sekolah melalui "Kotak Saran" dan Berbagi Informasi melalui blog MPK.
Apa saja perangkat MPK?
  • Pelindung & Pembina
  • Ketua
  • Wakil Ketua
  • Sekretaris (1&2)
  • Bendahara (1&2)
  • Humas
  • Koor. Komisi A
  • Anggota Komisi A
  • Koor. Komisi B
  • Anggota Komisi B
  • Koor. Komisi C
  • Anggota Komisi C
Apa saja kegiatan MPK?

MPK memiliki beberapa kegiatan. Diantaranya adalah rapat rutin yang diadakan satu kali dalam seminggu, Kotak saran yang dilaksanakan satu kali dalam dua bulan, laporan komisi A&B dari hasil pengawasan kinerja osis dan juga yang gerak-geriknya tidak terlihat adalah blog ini. Pada blog ini, MPK terkhusus MPK SMA Negeri 6 Bogor mencoba menginformasikan segala keadaan, kegiatan, atau informasi menarik lainnya kepada seluruh pembaca baik yang terjadi di sekolah, di MPK, di Indonesia bahkan di dunia.

Gimana kalau saya/aku/gue mau jadi bagian dari MPK?

Setelah masa jabatan habis, MPK periode tertentu akan melaksanakan seleksi bagi siswa/i yang berminat menjadi bagian dari MPK. Biasanya, Seleksi dilakukan dalam dua tahap; Tes bintal dan Tes Wawancara.

######

        Selesaaaaaaaaiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii........ :DDDDD

        Baiklah..... Melalui postingan ini, diharapkan dapat menjawab rasa penasaran kalian yang ingin mengetahui MPK lebih jauh lagi. Semoga kedepannya MPK dapat menjadi organisasi yang lebih dikenal dan dipandang :D Gimana? Tertarik menjadi bagian dari MPK??;;)) 

Kamis, 06 September 2012

Masih Santap Makanan dari Wadah Styrofoam?

      Sudah banyak tulisan, himbauan dan kampanye anti penggunaan styrofoam, namun gaungnya tak seluas penggunaan produk yang berbahan dasar styrene itu. Padahal, seperti disebutkan dalam berbagai laporan, styrene merupakan bahan kimia berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan (tercatat gejala-gejala dari yang ringan seperti iritasi kulit sampai gangguan syaraf, sakit kepala, dan depresi akibat styrene). Dalam hal penggunaan styrofoam sebagai wadah makanan, ditemukan bahwa bahan yang juga sering disebut "gabus" itu dapat melepaskan zat kimia berbahaya ke arah makanan yang diwadahinya--apalagi kalau dipanaskan, seperti saat di dalam microwave.
      Ancaman kesehatan dari wadah styrofoam bahkan telah mendorong otoritas sekolah di distrik Los Angeles, Amerika Serikat, mengeluarkan larangan penggunaan wadah styrofoam di kantin sekolah.
Adalah dua setengah tahun lalu, saat para siswa program Environmental Studies Magnet di Sekolah Menengah Thomas Starr King, Silver Lake, ditugaskan membawa-bawa sampah mereka sendiri selama sepekan (ya, membawa-bawa sampah selama sepekan!) Para siswa lantas menyadari betapa sebagian besar sampah mereka adalah wadah-wadah sekali pakai, yang sebagian besar berbahan styrofoam. Kunjungan ke fasilitas daur ulang setelah itu membuat para siswa sadar bahwa wadah-wadah itu tidak didaur ulang. Pendaur ulang menolak styrofoam yang tidak bersih.
      Para siswa lalu menghitung jumlah wadah styrofoam yang mereka gunakan saat makan siang selama satu hari, dan mereka mendapati patung "Monster Styrofoam" setinggi 9 meter, berasal dari sekitar 1500 nampan styrofoam yang digunakan dalam sehari. Kenyataan itu cukup membuat shock para siswa, mendorong mereka menulis surat pada pejabat distrik dan anggota dewan sekolah, agar styrofoam dilarang penggunaannya di 900 sekolah di distrik tersebut. Himbauan para siswa ini mendapat dukungan penuh dari para orangtua, pemuka dan anggota masyarakat.
      Pejabat Dinas Pendidikan Los Angeles Dr. John Deasy menyatakan bangga dengan inisiatif para siswa ini, menekankan bahwa jiwa kepeloporan tidak hanya datang dari masyarakat dewasa, namun juga dari kalangan muda. Deasy juga menantang distrik lain untuk melakukan hal serupa yang mereka lakukan. Di sisi lain, sebuah rancangan undang-undang mulai diajukan untuk pelarangan penggunaan styrofoam sebagai wadah makanan di seluruh negara bagian California.
      Saat ini, Styrofoam di sekolah-sekolah distrik tersebut digantikan dengan wadah kertas yang dapat terurai, juga nampan serat mikro, namun target siswa Sekolah Menengah King adalah penggunaan wadah yang dapat digunakan kembali. Problemnya, sekolah itu belum punya alat pencuci piring yang dapat membersihkan dan mensterilkan wadah-wadah yang selesai dipakai. Sementara menunggu alat pencuci piring tersedia, saat ini siswa sekolah tersebut tengah membuat proyek tentang penanganan sisa makanan di sekolah.
Aktivitas lingkungan yang dilakukan para siswa Sekolah Menengah King sungguh merupakan contoh nyata warga masyarakat yang menggunakan kekuatan dan kekuasaan mereka untuk melakukan perubahan. Nah, mampukah kita menirunya, menerapkannya di Indonesia? Mungkin ada yang ingin mendorong teman-temannya di sekolah melakukan hal serupa? ^___^ [Mizan.com]



sumber: http://annida-online.com/artikel-5948-masih-santap-makanan-dari-wadah-styrofoam.html